The Strangest Time in The Year
Bulan Desember....
kabut turun, angin sejuk semilir, hujan rintik,
wangi tanah basah, hijau dedaunan,
menghapus penat yang menumpuk,
menyapu cemas yang menggayut,
sekaligus menabur resah, memercikkan rindu pada bayangan tak tentu...
Natal tinggal empat hari lagi. Buat gue, bulan Desember adalah bulan yang paling aneh dalam setahun, mengaduk-aduk emosi.
Gembira, karena berarti ada libur seminggu di akhir bulan;
cemas, karena tahun akan berganti dan kita nggak tau apa yang menunggu di depan;
males, terbayang sejuta acara keluarga besar, yang kalau dituruti bisa menghabiskan waktu seminggu penuh (hehehehe....);
sedih, waktu berlalu begitu cepat tanpa pernah kita berhenti sejenak untuk sekedar menyapa orang-orang terkasih atau menikmati indahnya butiran air hujan yang turun;
rindu, entah pada siapa atau apa, tapi begitu ngelangut, menyesakkan dada...
Yang pasti, ini saat untuk berhenti, diam dan mendengarkan suara di dalam hati;
saat untuk menghirup wanginya tanah basah yang disiram hujan;
saat untuk menikmati hangatnya matahari pagi;
saat untuk menyapa mereka yang terlupakan di tengah kesibukan;
saat untuk merajut kembali tali kasih yang sempat terurai bebas ditiup angin;
saat untuk kembali ke fitrah kita sebagai manusia,
yang hanya bisa bersandar pada sang Empunya Hidup...
Selamat Natal,
semoga iman, harapan, kasih dan damai selalu beserta kita semua


1 Comments:
duuhh...buah nangka buah semangka ..ngga nyangka ngga nyangka.. Puitiiis bener booo...Rindu sama sapa neehhh... kalo males sih samaaaa..spend time with in laws memang keji!! tapi emang ini saat yang tepat untuk berhenti menghirup bau2an.. menikmati anget-nya si sunny.. and merajut kembali tali kasih sama "yang dulu" kaliiii..asyiiikkk!!!
Post a Comment
<< Home