Do People Change?
Semalam gue ketemuan dengan temen lama di SMA, yang udah bertahun-tahun nggak ketemu. Seperti biasa dong, ada dua perempuan yang udah lama nggak ketemu, langsung deh update dengan kehidupan pribadi masing-masing, diselingi dengan sesi curhat. Topik percakapan sih nggak jauh-jauh deh, soal kehidupan pernikahan dan keluarga, juga update soal temen-temen lama.
Yang menarik adalah cerita dia tentang sebuah film (maap deh, nggak tau judulnya! ;p), yang mengisahkan seorang pengacara top yang sering menangani kasus-kasus high profile. Kehidupannya digambarkan sukses bergelimang uang, punya istri cantik dan keluarga yang harmonis. Pada suatu hari sang pengacara memutuskan untuk menangani kasus kriminal yang sensitif, sarat dengan isyu rasial karena sang klien berkulit hitam. Singkat kata, kasus itu menimbulkan riak dalam kehidupan sang pengacara dan keluarganya, dan sang istri mengajukan keberatan atas kasus yang sedang ditangani suaminya. Tapi namanya juga laki-laki, kekeuh pisan dengan pendiriannya, sehingga akhirnya sang istri mengajukan permohonan cerai. Sang istri berkata, "Kamu sudah berubah, kamu tidak seperti dulu lagi", dan dijawab oleh suaminya, "Ya, aku memang berubah. Kamu yang tidak pernah berubah, sejak pertama kali kita bertemu dulu".
Buat temen gue, film ini seolah mengingatkan dia bahwa manusia berubah, sehingga mau nggak mau kita pun harus menyesuaikan diri dengan perubahan itu. Buat gue sendiri, manusia harus berubah, nggak bisa begitu-begitu aja dari dulu. Kalau manusia nggak mau berubah, apa bedanya kita dengan keledai? Sehingga buat gue rasanya nggak masuk akal kalau ada yang bilang, jangan pernah berharap pasanganmu atau si X atau Y akan berubah. Yang ada, orang itu nggak mau berubah, nggak mau menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Maka..., jadilah dia seekor keledai!! ;p
Gue sendiri harus mengakui bahwa gue udah banyak berubah. Nothing surprises me, nothing seems to faze me... Jadi kalo ada berita perselingkuhan, perceraian, reorientasi seksual, pertengkaran, drama, dll, gue kayaknya hampir selalu bisa menerima berita itu dengan besar hati ;p. Dan yang lebih penting, gue belajar untuk tidak memberikan penilaian apapun terhadap para pelaku yang terlibat di dalam drama tersebut, karena kita hanya penonton dan pengamat dari luar, yang nggak tau kejadian sebenarnya, dan apa yang ada di dalam kepala para pelaku tersebut. Yang lebih penting lagi, kita nggak pernah bisa meramalkan masa depan. Siapa tau suatu saat kita yang jadi "actor of the year" dengan topik yang sangat menghebohkan. Apa kita mau dan senang ketika orang menudingkan jarinya ke kita, sementara mereka nggak tau pergulatan batin macam apa yang sedang kita hadapi?


1 Comments:
Menurut gue people don't change .. mungkin lebih ke sifat dasar kita mungkin manusia berubah itu hanya mengurangi atau menambah tapi tidak merubah sifat dasar....
S
Post a Comment
<< Home